Netizen Kembali Menuduh Kim Garam LE SSERAFIM Sebagai Tukang Bully dengan Dugaan Bukti Baru, Agensi Beri Tanggapan

Posted on

Tuduhan sebagai tukang bully di sekolah terhadap Kim Garam LE SSERAFIM terus bergulir, dan kali ini terdapat dugaan bukti baru.

Ada berbagai posting komunitas online yang mengklaim bahwa Kim Garam merupakan seorang tukang bully dengan banyak barang dan foto yang menunjukkan dugaan bukti. Sementara agensnya Source Music membantah tuduhan itu dan Kim Garam juga menyatakan bahwa sulit untuk memberikan pernyataan apa pun mengenai kontroversi itu.

Pada 15 Mei, seorang netizen berbagi ‘bukti baru’ Kim Garam menjadi tukang bully. Dia berbagi foto dari sebuah dokumen hasil yang dikeluarkan oleh Komite Otonomi untuk Penanggulangan terhadap Kekerasan Sekolah yang menyatakan Kim Garam dari kelas satu sebagai pelaku bersama dengan nama siswa lain.

Netizen lain meninggalkan komentar yang mengkonfirmasi Kim Garam berada di kelas nomor 3 saat dia kelas 1 SMP dengan foto saat kegiatan kunjungan lapangan sekolah.

Netizen terpecah atas dugaan bukti baru itu. Beberapa komentar mereka antara lain:

  • “Seluruh dokumen bisa dipalsukan. Apakah kalian yakin dokumen itu memang otentik?”
  • “Jika ini nyata, aku tidak mengerti bagaimana dia memiliki keberanian untuk debut sebagai idol.”
  • “Hybe harus berhenti menutup mata.”
  • “Aku tidak bisa memahami bagaimana korbannya akan merasa debutnya sebagai idol”
  • “Mengapa pemosting asli memotong bagian bawah dokumen? Bisa dibilang dia dinyatakan tidak bersalah.”

Tanggapan Agensi

Hybe Label dan Source Music secara resmi menanggapi tuduhan bully terbaru terhadap Kim Garam LE SSERAFIM. Pada 16 Mei, Source Music menyatakan:

“Tidak ada yang berubah dari pernyataan kami sebelumnya. Kami sudah mulai mengambil tindakan hukum dan rinciannya akan diungkapkan melalui proses hukum. Tuduhan baru-baru ini terjadi pada awal masuk SMP ketika dia baru saja mengenal teman-teman sekelasnya, dan pernyataan tersebut diedit dengan niat jahat untuk memfitnahnya. Tidak seperti rumor yang beredar, Kim Garam justru adalah korban berbagai rumor jahat dan cyberbullying selama masa SMP menurut pihak ketiga.”

Sumber: (1) (2)